Wednesday, June 01, 2005

[inter-mania] Digest Number 1398

------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~-->
What would our lives be like without music, dance, and theater?
Donate or volunteer in the arts today at Network for Good!
http://us.click.yahoo.com/2xaSZB/SOnJAA/Y3ZIAA/3A0olB/TM
--------------------------------------------------------------------~->

There are 10 messages in this issue.

Topics in this digest:

1. Review Seri A 2004/2005 (2)
From: "Yuseppe Kaseppe" <ybasarah@yahoo.com>
2. Re: Review Seri A 2004/2005 (2)
From: Abu Rasyidin <rasyidin@gmail.com>
3. Re: Re: Review Seri A 2004/2005 (2)
From: "Agus S" <agussurianto@hiyoto.com>
4. Re: Re: Review Seri A 2004/2005 (2)
From: Kowoy Nich! <intermilis@gmail.com>
5. Re: Re: Review Seri A 2004/2005 (2)
From: "Agus S" <agussurianto@hiyoto.com>
6. INTER BEST IN WORLD ACCORDING TO IFFHS
From: "muswarah" <muswara@merapi.net>
7. ADRIANO WINS REUTERS GOAL OF THE SEASON
From: "muswarah" <muswara@merapi.net>
8. Adriano Boleh Bela Inter di Final Copa Italia
From: "Yuseppe Kaseppe" <ybasarah@yahoo.com>
9. UEFA Women's Championship 2005 Fantasy Football Invitation
From: Irwan Setiawan <irwan@sulfindo.com>
10. Re: Re: Review Seri A 2004/2005 (2)
From: ":: ij�� ::" <ijoenisti@yahoo.com>

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 1
Date: Wed, 1 Jun 2005 09:46:44 +0700
From: "Yuseppe Kaseppe" <ybasarah@yahoo.com>
Subject: Review Seri A 2004/2005 (2)

Inter, Sebuah Misteri Kegagalan
Salomo Sihombing - detikcom

Jakarta - Musim ini Inter Milan kembali gagal menuntaskan ambisinya untuk meraih scudetto. Terakhir kali Nerrazurri meraih gelar juara Liga Italia ialah musim 1988/1999, atau persisnya 16 tahun yang lalu.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, di awal musim Inter tetap diperhitungkan sebagai salah satu kekuatan besar seri A yang akan bersaing di papan atas hingga akhir musim. Namun perkiraan tersebut sejak paruh musim sudah diketahui bakal meleset.

Inter merupakan satu-satunya tim yang tidak terkalahkan hingga pekan ke-25 Liga Italia pada pertengahan Februari 2005. Namun bukan berarti tim asuhan Roberto Mancini itu superior dibandingkan dengan tim-tim lain. Prestasi tidak terkalahkan Inter berkurang bobotnya akibat 16 kali pertandingan yang berakhir imbang.

Inter kemudian merasakan kekalahannya saat derby Milan pada akhir bulan Februari. Maksud hati ingin memperkecil selisih dengan AC Milan, Inter malah kalah 0-1. Akibatnya Javier Zanetti cs tertinggal 14 poin dari AC Milan di puncak klasemen.

Namun kekalahan dari Milan justru menjadi titik balik kebangkitan Inter. Di 11 pertandingan sisa Mancini hanya merasakan satu kali kekalahan dari Messina, dan sekali imbang dengan Lazio. Sayangnya hasil ini tidak membuatInter kembali ke peta persaingan juara karena sudah kehilangan banyak poin di paruh musim.

Di Liga Champions prestasi Inter juga tidak berbeda jauh. Meski berhasil melangkah ke babak perempat final dengan mengalahkan juara bertahan FC Porto, namun langkahnya kembali dihentikan Milan. Satu-satunya peluang Inter untuk meraih gelar musim ini tinggal di Coppa Italia, di mana Zanetti cs ditantang AS Roma di babak final.

Mencari penyebab utama kegagalan Inter di setiap musim merupakan sebuah enigma atau misteri yang sukar dipahami. Namun salah satu faktor yang sering disoroti pengamat adalah kebijakan transfer pemain yang tidak tepat.

Di awal musim pemiliki Inter Massimo Moratti mendatangkan Roberto Mancini dari Lazio. Pelatih yang baru berusia 41 tahun itu dianggap sukses menangani Lazio musim lalu, meski tengah dirundung masalah keuangan. Kedatangan Mancini ke Giuseppe Meaza kemudian juga diikuti beberapa pemain baru seperti Ze Maria, Giuseppe Favalli, Sinisa Mihajlovic, Nicolas Burdisso dan Esteban Cambiasso.

Namun ironisnya, Inter justru melepas beberapa pemain bintangnya seperti Matias Almeyda, Fabio Cannavaro, Thomas Helveg, Mohammed Kallon dan Daniele Adani. Penjualan Canavarro ke Juventus kemudian terbukti menjadi blunder. Tanpa mantan bek Parma ini, pertahanan Inter menjadi sangat rapuh. Hingga sebelum kekalahannya dari Milan di pekan ke-26, Inter telah kemasukan 30 gol.

Lucunya, Mancini malah sempat membebankan kelemahan pertahanan Inter kepada penjaga gawang Francesco Toldo. Kiper yang telah empat tahun membela Inter ini kemudian digeser dari posisinya sebagai penjaga gawang utama, dan diganti Alberto Fontana. Baru setelah lewat paruh musim, Toldo kembali dipanggil karena ternyata tanpa dirinya hasil yang diraih Inter tidak lebih baik.

Fenomena lain yang terjadi di Inter ialah tidak mampunya pemain dengan nama besar menampilkan permainan terbaiknya. Christian Vieri maupun Adriano masih kalah produktif dibanding striker Livorno Crisani Lucarelli yang kini menjadi topskor dengan 24 gol, atau bahkan striker Palermo Luca Toni.

Adriano justru sempat-sempatnya bersitegang dengan Mancini karena tidak senang dirinya ditarik dari lapangan. Hubungan keduanya kemudian kembali membaik setelah Adriano mencetak hat-trick ke gawang Porto di babak 16 besar Liga Champions.

Selain itu gelandang Belanda Edgar Davids yang musim lalu bersinar di Barcelona sebagai pemain pinjaman Juventus, juga malah tak bersuara sama sekali. Bahkan Davids terpaksa dikeluarkan pelatih Belanda Marco van Basten akibat kesempatan bermain yang minim di Inter.

Untuk mengatasi fenomena yang terjadi di tubuh Inter ini, Moratti sebenarnya sudah mulai ingin mengubah kebijakan transfernya. Direktur Inter Marco Branca yang menjadi penanggung jawab transfer pamain, rencananya akan diganti. Untuk itu Inter telah melakukan pendekatan terhadap "guru transfer" Juventus Luciano Moggi. Namun sayangnya tawaran Inter ditolak mentah-mentah oleh Moggi, yang kini malah sibuk menyusun rencana belanja Juventus.

Musim depan Inter pasti akan kembali melakukan transfer pemain. Saat ini yang sudah siap diberangkatkan dari Nerrazurri ialah Vieri, dan calon penggantinya ialah striker Parma Alberto Gilardino. Tetapi yang paling penting seperti diungkapkan Mancini, saat ini Inter butuh pemain dengan semangat besar.

Apakah itu berarti Inter kembali melakukan transfer besar-besaran, atau akan mempertahankan tim yang lama, yang pasti musim depan kebijakan transfer Inter akan tetap menentukan.
(lom)

[This message contained attachments]

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 2
Date: Wed, 1 Jun 2005 10:21:40 +0700
From: Abu Rasyidin <rasyidin@gmail.com>
Subject: Re: Review Seri A 2004/2005 (2)

Review saya,
Pemain terbaik Inter musim ini adalah Esteban Cambiasso.....
Bek Terbaik adalah Cordoba
Striker terbaik adalah Martins

keyword dari mereka adalah konsistensi...

salam,
Abu Rasyidin

On 6/1/05, Yuseppe Kaseppe <ybasarah@yahoo.com> wrote:
> Inter, Sebuah Misteri Kegagalan
> Salomo Sihombing - detikcom
>
> Jakarta - Musim ini Inter Milan kembali gagal menuntaskan ambisinya untuk
> meraih scudetto. Terakhir kali Nerrazurri meraih gelar juara Liga Italia
> ialah musim 1988/1999, atau persisnya 16 tahun yang lalu.
>
> Seperti tahun-tahun sebelumnya, di awal musim Inter tetap diperhitungkan
> sebagai salah satu kekuatan besar seri A yang akan bersaing di papan atas
> hingga akhir musim. Namun perkiraan tersebut sejak paruh musim sudah
> diketahui bakal meleset.
>
> Inter merupakan satu-satunya tim yang tidak terkalahkan hingga pekan ke-25
> Liga Italia pada pertengahan Februari 2005. Namun bukan berarti tim asuhan
> Roberto Mancini itu superior dibandingkan dengan tim-tim lain. Prestasi
> tidak terkalahkan Inter berkurang bobotnya akibat 16 kali pertandingan yang
> berakhir imbang.
>
> Inter kemudian merasakan kekalahannya saat derby Milan pada akhir bulan
> Februari. Maksud hati ingin memperkecil selisih dengan AC Milan, Inter malah
> kalah 0-1. Akibatnya Javier Zanetti cs tertinggal 14 poin dari AC Milan di
> puncak klasemen.
>
> Namun kekalahan dari Milan justru menjadi titik balik kebangkitan Inter. Di
> 11 pertandingan sisa Mancini hanya merasakan satu kali kekalahan dari
> Messina, dan sekali imbang dengan Lazio. Sayangnya hasil ini tidak
> membuatInter kembali ke peta persaingan juara karena sudah kehilangan banyak
> poin di paruh musim.
>
> Di Liga Champions prestasi Inter juga tidak berbeda jauh. Meski berhasil
> melangkah ke babak perempat final dengan mengalahkan juara bertahan FC
> Porto, namun langkahnya kembali dihentikan Milan. Satu-satunya peluang Inter
> untuk meraih gelar musim ini tinggal di Coppa Italia, di mana Zanetti cs
> ditantang AS Roma di babak final.
>
> Mencari penyebab utama kegagalan Inter di setiap musim merupakan sebuah
> enigma atau misteri yang sukar dipahami. Namun salah satu faktor yang sering
> disoroti pengamat adalah kebijakan transfer pemain yang tidak tepat.
>
> Di awal musim pemiliki Inter Massimo Moratti mendatangkan Roberto Mancini
> dari Lazio. Pelatih yang baru berusia 41 tahun itu dianggap sukses menangani
> Lazio musim lalu, meski tengah dirundung masalah keuangan. Kedatangan
> Mancini ke Giuseppe Meaza kemudian juga diikuti beberapa pemain baru seperti
> Ze Maria, Giuseppe Favalli, Sinisa Mihajlovic, Nicolas Burdisso dan Esteban
> Cambiasso.
>
> Namun ironisnya, Inter justru melepas beberapa pemain bintangnya seperti
> Matias Almeyda, Fabio Cannavaro, Thomas Helveg, Mohammed Kallon dan Daniele
> Adani. Penjualan Canavarro ke Juventus kemudian terbukti menjadi blunder.
> Tanpa mantan bek Parma ini, pertahanan Inter menjadi sangat rapuh. Hingga
> sebelum kekalahannya dari Milan di pekan ke-26, Inter telah kemasukan 30
> gol.
>
> Lucunya, Mancini malah sempat membebankan kelemahan pertahanan Inter kepada
> penjaga gawang Francesco Toldo. Kiper yang telah empat tahun membela Inter
> ini kemudian digeser dari posisinya sebagai penjaga gawang utama, dan
> diganti Alberto Fontana. Baru setelah lewat paruh musim, Toldo kembali
> dipanggil karena ternyata tanpa dirinya hasil yang diraih Inter tidak lebih
> baik.
>
> Fenomena lain yang terjadi di Inter ialah tidak mampunya pemain dengan nama
> besar menampilkan permainan terbaiknya. Christian Vieri maupun Adriano masih
> kalah produktif dibanding striker Livorno Crisani Lucarelli yang kini
> menjadi topskor dengan 24 gol, atau bahkan striker Palermo Luca Toni.
>
> Adriano justru sempat-sempatnya bersitegang dengan Mancini karena tidak
> senang dirinya ditarik dari lapangan. Hubungan keduanya kemudian kembali
> membaik setelah Adriano mencetak hat-trick ke gawang Porto di babak 16 besar
> Liga Champions.
>
> Selain itu gelandang Belanda Edgar Davids yang musim lalu bersinar di
> Barcelona sebagai pemain pinjaman Juventus, juga malah tak bersuara sama
> sekali. Bahkan Davids terpaksa dikeluarkan pelatih Belanda Marco van Basten
> akibat kesempatan bermain yang minim di Inter.
>
> Untuk mengatasi fenomena yang terjadi di tubuh Inter ini, Moratti sebenarnya
> sudah mulai ingin mengubah kebijakan transfernya. Direktur Inter Marco
> Branca yang menjadi penanggung jawab transfer pamain, rencananya akan
> diganti. Untuk itu Inter telah melakukan pendekatan terhadap "guru transfer"
> Juventus Luciano Moggi. Namun sayangnya tawaran Inter ditolak mentah-mentah
> oleh Moggi, yang kini malah sibuk menyusun rencana belanja Juventus.
>
> Musim depan Inter pasti akan kembali melakukan transfer pemain. Saat ini
> yang sudah siap diberangkatkan dari Nerrazurri ialah Vieri, dan calon
> penggantinya ialah striker Parma Alberto Gilardino. Tetapi yang paling
> penting seperti diungkapkan Mancini, saat ini Inter butuh pemain dengan
> semangat besar.
>
> Apakah itu berarti Inter kembali melakukan transfer besar-besaran, atau akan
> mempertahankan tim yang lama, yang pasti musim depan kebijakan transfer
> Inter akan tetap menentukan.
> (lom)
>
>

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 3
Date: Wed, 1 Jun 2005 11:04:31 +0700
From: "Agus S" <agussurianto@hiyoto.com>
Subject: Re: Re: Review Seri A 2004/2005 (2)

kenapa ya selalu di besar2kan kalo penjualan canavaro tuh blunder terbesar
INTER?? padahal sewaktu ada canavaro aja gawang INTER tetep banyak koq
kebobolannya.........

kalo gua liat permainannya canavaro di juve dengan Cordoba di INTER... jauh
banget deh. 4 def jupe dan keepernya bagus sementara di INTER cuma JZ ama
Cordoba aja yang konsisten .... jadi pastilah kalo individu Cordoba yang
terbaik..

yang pasti kebijakan transfer INTER kali ini bener2 harus sempurna. posisi
yang dibuthkan harus di dahulukan. waktu pertandingan semifinal coppa sih
gua denger dari komentatornya (bhs indo) INTER mau ngedatangin samuel,
chivu, keeper (gua lupa) dan gilardinho... kayanya perlu duit gede deh.....
tapi mereka semua pilihan yang bagus.

baca komen pagliuca di bola??? ttg kenapa INTER ga Juara?? dia bilang di
INTER jika ada masalah kecil, sepertinya perang dunia III sedang
terjadi......

----- Original Message -----
From: "Abu Rasyidin" <rasyidin@gmail.com>
To: <inter-mania@yahoogroups.com>
Sent: Wednesday, June 01, 2005 10:21 AM
Subject: [inter-mania] Re: Review Seri A 2004/2005 (2)

> Review saya,
> Pemain terbaik Inter musim ini adalah Esteban Cambiasso.....
> Bek Terbaik adalah Cordoba
> Striker terbaik adalah Martins
>
> keyword dari mereka adalah konsistensi...
>
> salam,
> Abu Rasyidin
>
>
>
>
> On 6/1/05, Yuseppe Kaseppe <ybasarah@yahoo.com> wrote:
> > Inter, Sebuah Misteri Kegagalan
> > Salomo Sihombing - detikcom
> >
> > Jakarta - Musim ini Inter Milan kembali gagal menuntaskan ambisinya
untuk
> > meraih scudetto. Terakhir kali Nerrazurri meraih gelar juara Liga Italia
> > ialah musim 1988/1999, atau persisnya 16 tahun yang lalu.
> >
> > Seperti tahun-tahun sebelumnya, di awal musim Inter tetap diperhitungkan
> > sebagai salah satu kekuatan besar seri A yang akan bersaing di papan
atas
> > hingga akhir musim. Namun perkiraan tersebut sejak paruh musim sudah
> > diketahui bakal meleset.
> >
> > Inter merupakan satu-satunya tim yang tidak terkalahkan hingga pekan
ke-25
> > Liga Italia pada pertengahan Februari 2005. Namun bukan berarti tim
asuhan
> > Roberto Mancini itu superior dibandingkan dengan tim-tim lain. Prestasi
> > tidak terkalahkan Inter berkurang bobotnya akibat 16 kali pertandingan
yang
> > berakhir imbang.
> >
> > Inter kemudian merasakan kekalahannya saat derby Milan pada akhir bulan
> > Februari. Maksud hati ingin memperkecil selisih dengan AC Milan, Inter
malah
> > kalah 0-1. Akibatnya Javier Zanetti cs tertinggal 14 poin dari AC Milan
di
> > puncak klasemen.
> >
> > Namun kekalahan dari Milan justru menjadi titik balik kebangkitan Inter.
Di
> > 11 pertandingan sisa Mancini hanya merasakan satu kali kekalahan dari
> > Messina, dan sekali imbang dengan Lazio. Sayangnya hasil ini tidak
> > membuatInter kembali ke peta persaingan juara karena sudah kehilangan
banyak
> > poin di paruh musim.
> >
> > Di Liga Champions prestasi Inter juga tidak berbeda jauh. Meski berhasil
> > melangkah ke babak perempat final dengan mengalahkan juara bertahan FC
> > Porto, namun langkahnya kembali dihentikan Milan. Satu-satunya peluang
Inter
> > untuk meraih gelar musim ini tinggal di Coppa Italia, di mana Zanetti cs
> > ditantang AS Roma di babak final.
> >
> > Mencari penyebab utama kegagalan Inter di setiap musim merupakan sebuah
> > enigma atau misteri yang sukar dipahami. Namun salah satu faktor yang
sering
> > disoroti pengamat adalah kebijakan transfer pemain yang tidak tepat.
> >
> > Di awal musim pemiliki Inter Massimo Moratti mendatangkan Roberto
Mancini
> > dari Lazio. Pelatih yang baru berusia 41 tahun itu dianggap sukses
menangani
> > Lazio musim lalu, meski tengah dirundung masalah keuangan. Kedatangan
> > Mancini ke Giuseppe Meaza kemudian juga diikuti beberapa pemain baru
seperti
> > Ze Maria, Giuseppe Favalli, Sinisa Mihajlovic, Nicolas Burdisso dan
Esteban
> > Cambiasso.
> >
> > Namun ironisnya, Inter justru melepas beberapa pemain bintangnya seperti
> > Matias Almeyda, Fabio Cannavaro, Thomas Helveg, Mohammed Kallon dan
Daniele
> > Adani. Penjualan Canavarro ke Juventus kemudian terbukti menjadi
blunder.
> > Tanpa mantan bek Parma ini, pertahanan Inter menjadi sangat rapuh.
Hingga
> > sebelum kekalahannya dari Milan di pekan ke-26, Inter telah kemasukan 30
> > gol.
> >
> > Lucunya, Mancini malah sempat membebankan kelemahan pertahanan Inter
kepada
> > penjaga gawang Francesco Toldo. Kiper yang telah empat tahun membela
Inter
> > ini kemudian digeser dari posisinya sebagai penjaga gawang utama, dan
> > diganti Alberto Fontana. Baru setelah lewat paruh musim, Toldo kembali
> > dipanggil karena ternyata tanpa dirinya hasil yang diraih Inter tidak
lebih
> > baik.
> >
> > Fenomena lain yang terjadi di Inter ialah tidak mampunya pemain dengan
nama
> > besar menampilkan permainan terbaiknya. Christian Vieri maupun Adriano
masih
> > kalah produktif dibanding striker Livorno Crisani Lucarelli yang kini
> > menjadi topskor dengan 24 gol, atau bahkan striker Palermo Luca Toni.
> >
> > Adriano justru sempat-sempatnya bersitegang dengan Mancini karena tidak
> > senang dirinya ditarik dari lapangan. Hubungan keduanya kemudian kembali
> > membaik setelah Adriano mencetak hat-trick ke gawang Porto di babak 16
besar
> > Liga Champions.
> >
> > Selain itu gelandang Belanda Edgar Davids yang musim lalu bersinar di
> > Barcelona sebagai pemain pinjaman Juventus, juga malah tak bersuara sama
> > sekali. Bahkan Davids terpaksa dikeluarkan pelatih Belanda Marco van
Basten
> > akibat kesempatan bermain yang minim di Inter.
> >
> > Untuk mengatasi fenomena yang terjadi di tubuh Inter ini, Moratti
sebenarnya
> > sudah mulai ingin mengubah kebijakan transfernya. Direktur Inter Marco
> > Branca yang menjadi penanggung jawab transfer pamain, rencananya akan
> > diganti. Untuk itu Inter telah melakukan pendekatan terhadap "guru
transfer"
> > Juventus Luciano Moggi. Namun sayangnya tawaran Inter ditolak
mentah-mentah
> > oleh Moggi, yang kini malah sibuk menyusun rencana belanja Juventus.
> >
> > Musim depan Inter pasti akan kembali melakukan transfer pemain. Saat ini
> > yang sudah siap diberangkatkan dari Nerrazurri ialah Vieri, dan calon
> > penggantinya ialah striker Parma Alberto Gilardino. Tetapi yang paling
> > penting seperti diungkapkan Mancini, saat ini Inter butuh pemain dengan
> > semangat besar.
> >
> > Apakah itu berarti Inter kembali melakukan transfer besar-besaran, atau
akan
> > mempertahankan tim yang lama, yang pasti musim depan kebijakan transfer
> > Inter akan tetap menentukan.
> > (lom)
> >
> >
>
>
>
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
>
>
>

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 4
Date: Wed, 1 Jun 2005 11:08:42 +0700
From: Kowoy Nich! <intermilis@gmail.com>
Subject: Re: Re: Review Seri A 2004/2005 (2)

Gus tuh komentator yang ngasih tahu gue. gue bikin list yang bakal di depak,
yang kena rumour n incaran inter eh gak tahunya tuh list dibaca beneran. :))

Gue setuju ama lo gus, cannavaro dijual buat gue gak ada dampaknya. toh ada
cannavaro juga sama.

Salam

On 6/1/05, Agus S <agussurianto@hiyoto.com> wrote:
>
> kenapa ya selalu di besar2kan kalo penjualan canavaro tuh blunder terbesar
> INTER?? padahal sewaktu ada canavaro aja gawang INTER tetep banyak koq
> kebobolannya.........
>
> <deleted>

[This message contained attachments]

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 5
Date: Wed, 1 Jun 2005 11:36:22 +0700
From: "Agus S" <agussurianto@hiyoto.com>
Subject: Re: Re: Review Seri A 2004/2005 (2)

sialan......!!!!!! makannya gua ga percaya ma komentator bahasa indo ..... ternyata infonya dari si kowoy ....... mending si kowoy aja yang jadi komentatornya..... ;-))
----- Original Message -----
From: Kowoy Nich!
To: inter-mania@yahoogroups.com
Sent: Wednesday, June 01, 2005 11:08 AM
Subject: Re: [inter-mania] Re: Review Seri A 2004/2005 (2)

Gus tuh komentator yang ngasih tahu gue. gue bikin list yang bakal di depak, yang kena rumour n incaran inter eh gak tahunya tuh list dibaca beneran. :))

Gue setuju ama lo gus, cannavaro dijual buat gue gak ada dampaknya. toh ada cannavaro juga sama.

Salam

On 6/1/05, Agus S <agussurianto@hiyoto.com> wrote:
kenapa ya selalu di besar2kan kalo penjualan canavaro tuh blunder terbesar
INTER?? padahal sewaktu ada canavaro aja gawang INTER tetep banyak koq
kebobolannya.........

<deleted>

------------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links

a.. To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/inter-mania/

b.. To unsubscribe from this group, send an email to:
inter-mania-unsubscribe@yahoogroups.com

c.. Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

[This message contained attachments]

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 6
Date: Wed, 1 Jun 2005 12:02:23 +0700
From: "muswarah" <muswara@merapi.net>
Subject: INTER BEST IN WORLD ACCORDING TO IFFHS

Inter memang de best deh.......

INTER BEST IN WORLD ACCORDING TO IFFHS
Tuesday, 31 May 2005 15:20:39
MILAN - After 75 months, Inter are back on top of the IFFHS (International Federation of Football History and Statistics) Club World Ranking thanks to an excellent finish to the 2004/05 season. The Nerazzurri beat AC Milan into second place and knock Manchester United off the top spot. CSKA Moscow move up from 25th to 5th place, while Juventus are tenth. Champions League winners Liverpool don't make the top ten.

IFFHS Club World Ranking:

1. (4) Inter (Ita) 276 points
2. (2) AC Milan (Ita) 270
3. (1) Manchester United (Eng) 259
4. (10) Bayern Munich (Ger) 255
5. (25) CSKA Moscow (Rus) 251,5
6. (5) Newcastle United (Eng) 251
6. (13) PSV Eindhoven (Hol) 251
8. (3) Boca Juniors (Arg) 244
9. (8) Arsenal (Eng) 240
10. (12) Juventus (Ita) 237
LINK SITO ESTERNO

Agencies, Newspapers and Internet sites can freely reproduce the content shown, quoting the source: Inter.it

_____________________________________
We are Merapi!
Dedicated for Service Excellence
For more details please visit us at http://www.merapi.net

[This message contained attachments]

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 7
Date: Wed, 1 Jun 2005 12:24:57 +0700
From: "muswarah" <muswara@merapi.net>
Subject: ADRIANO WINS REUTERS GOAL OF THE SEASON

ADRIANO WINS REUTERS GOAL OF THE SEASON
Tuesday, 31 May 2005 15:54:44
MILAN - According to leading news agency Reuters, the finest goal in the 2004/05 Serie A campaign was Adriano's breathtaking individual effort for Inter in the 3-1 win over Udinese in October. The Brazilian had already blasted home a 30-metre free-kick before he picked the ball up deep in his own half, weaved past three defenders before finding the space to unleash a fierce drive past Udinese keeper Morgan De Sanctis.

Adriano's solo goal beat off competition from other splendid strikes by Gilardino (overhead kick for Parma against Lecce), Fabio Simplicio (long-range effort for Parma against Cagliari) and Zampagna (lob for Messina against Roma).

_____________________________________
We are Merapi!
Dedicated for Service Excellence
For more details please visit us at http://www.merapi.net

[This message contained attachments]

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 8
Date: Wed, 1 Jun 2005 12:48:42 +0700
From: "Yuseppe Kaseppe" <ybasarah@yahoo.com>
Subject: Adriano Boleh Bela Inter di Final Copa Italia

Meliyanti Setyorini - detikcom

Jakarta - Brasil mengungkapkan pihaknya memperbolehkan Inter Milan untuk memakai Adriano di Final Copa Italia. Tapi Adriano hanya tampil di leg pertama.

Inter akan menghadapi AS Roma dalam Final Copa Italia yang leg pertamanya digelar 12 Juni. Pada saat yang sama skuad Brasil sudah berada di Jerman guna melakukan latihan menjelang Piala Konfederasi.

Pada saat itu Adriano sebetulnya sudah tak boleh lagi keluar dari skuad. Namun pelatih Brasil Carlos Alberto Parreira memutuskan untuk memberikan dispensasi.

"Saya telah berbicara dengan Parreira dan sudah disetujui kalau saya akan bermain di final Piala Copa pada 12 Juni. Saya akan melapor ke tim Brasil keesokan harinya," tutur Adriano seperti dikutip Reuters, Rabu (1/6/2005).

Meski boleh memperkuat Inter di leg pertama, namun Adriano tidak diperbolehkan memperkuat Inter di leg kedua yang digelar tanggal 15 Juni.

"Akan menjadi ideal jika kami memiliki pemain di seluruh periode persiapan kami. Namun itu adalah pertandingan yang penting buat klubnya dan dia hanya akan absen satu hari latihan di Jerman," tukas Pereira.

Sebelum ini Adriano merupakan cadangan di lini depan Selecao. Namun dengan absennya Ronaldo --yang meminta tidak disertakan dalam skuad Piala Konfederasi karena butuh istirahat-- maka Adriano kemungkinan akan menjadi pemain inti.
(mel)

[This message contained attachments]

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 9
Date: Wed, 1 Jun 2005 08:20:00 GMT
From: Irwan Setiawan <irwan@sulfindo.com>
Subject: UEFA Women's Championship 2005 Fantasy Football Invitation

uefa.com - europe's football website

----------------------------------------------------------------------

Hi,

Irwan Setiawan (irwan@sulfindo.com)
has invited you to play in their UEFA Women's Championship 2005 Fantasy
Football private league called Englanindo.

If you aren't already playing the game then you can register at
http://en.wocofantasy.uefa.com.

Once you have logged in and entered your team, click on the 'Leagues'
link you can find at the the top of the page. Now enter the code
4903-647 to join the private league.

Enjoy the game.

----------------------------------------------------------------------

This email was sent to you by uefa.com on behalf of irwan@sulfindo.com

We have not stored your email address and so will not use it again in
the future.

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

Message: 10
Date: Wed, 1 Jun 2005 01:55:44 -0700 (PDT)
From: ":: ij�� ::" <ijoenisti@yahoo.com>
Subject: Re: Re: Review Seri A 2004/2005 (2)

pers dimanapun memang plg doyan menulis klo inter gagal ato melakukan blunder. lain dg jupret ato melet yg ga pernah dibesar2kan walau mereka ancur sekalipun.
Tapi whatever they said........Inter is my soul !! Forza Inter

Abu Rasyidin <rasyidin@gmail.com> wrote:
Review saya,
Pemain terbaik Inter musim ini adalah Esteban Cambiasso.....
Bek Terbaik adalah Cordoba
Striker terbaik adalah Martins

keyword dari mereka adalah konsistensi...

salam,
Abu Rasyidin

On 6/1/05, Yuseppe Kaseppe <ybasarah@yahoo.com> wrote:
> Inter, Sebuah Misteri Kegagalan
> Salomo Sihombing - detikcom
>
> Jakarta - Musim ini Inter Milan kembali gagal menuntaskan ambisinya untuk
> meraih scudetto. Terakhir kali Nerrazurri meraih gelar juara Liga Italia
> ialah musim 1988/1999, atau persisnya 16 tahun yang lalu.
>
> Seperti tahun-tahun sebelumnya, di awal musim Inter tetap diperhitungkan
> sebagai salah satu kekuatan besar seri A yang akan bersaing di papan atas
> hingga akhir musim. Namun perkiraan tersebut sejak paruh musim sudah
> diketahui bakal meleset.
>
> Inter merupakan satu-satunya tim yang tidak terkalahkan hingga pekan ke-25
> Liga Italia pada pertengahan Februari 2005. Namun bukan berarti tim asuhan
> Roberto Mancini itu superior dibandingkan dengan tim-tim lain. Prestasi
> tidak terkalahkan Inter berkurang bobotnya akibat 16 kali pertandingan yang
> berakhir imbang.
>
> Inter kemudian merasakan kekalahannya saat derby Milan pada akhir bulan
> Februari. Maksud hati ingin memperkecil selisih dengan AC Milan, Inter malah
> kalah 0-1. Akibatnya Javier Zanetti cs tertinggal 14 poin dari AC Milan di
> puncak klasemen.
>
> Namun kekalahan dari Milan justru menjadi titik balik kebangkitan Inter. Di
> 11 pertandingan sisa Mancini hanya merasakan satu kali kekalahan dari
> Messina, dan sekali imbang dengan Lazio. Sayangnya hasil ini tidak
> membuatInter kembali ke peta persaingan juara karena sudah kehilangan banyak
> poin di paruh musim.
>
> Di Liga Champions prestasi Inter juga tidak berbeda jauh. Meski berhasil
> melangkah ke babak perempat final dengan mengalahkan juara bertahan FC
> Porto, namun langkahnya kembali dihentikan Milan. Satu-satunya peluang Inter
> untuk meraih gelar musim ini tinggal di Coppa Italia, di mana Zanetti cs
> ditantang AS Roma di babak final.
>
> Mencari penyebab utama kegagalan Inter di setiap musim merupakan sebuah
> enigma atau misteri yang sukar dipahami. Namun salah satu faktor yang sering
> disoroti pengamat adalah kebijakan transfer pemain yang tidak tepat.
>
> Di awal musim pemiliki Inter Massimo Moratti mendatangkan Roberto Mancini
> dari Lazio. Pelatih yang baru berusia 41 tahun itu dianggap sukses menangani
> Lazio musim lalu, meski tengah dirundung masalah keuangan. Kedatangan
> Mancini ke Giuseppe Meaza kemudian juga diikuti beberapa pemain baru seperti
> Ze Maria, Giuseppe Favalli, Sinisa Mihajlovic, Nicolas Burdisso dan Esteban
> Cambiasso.
>
> Namun ironisnya, Inter justru melepas beberapa pemain bintangnya seperti
> Matias Almeyda, Fabio Cannavaro, Thomas Helveg, Mohammed Kallon dan Daniele
> Adani. Penjualan Canavarro ke Juventus kemudian terbukti menjadi blunder.
> Tanpa mantan bek Parma ini, pertahanan Inter menjadi sangat rapuh. Hingga
> sebelum kekalahannya dari Milan di pekan ke-26, Inter telah kemasukan 30
> gol.
>
> Lucunya, Mancini malah sempat membebankan kelemahan pertahanan Inter kepada
> penjaga gawang Francesco Toldo. Kiper yang telah empat tahun membela Inter
> ini kemudian digeser dari posisinya sebagai penjaga gawang utama, dan
> diganti Alberto Fontana. Baru setelah lewat paruh musim, Toldo kembali
> dipanggil karena ternyata tanpa dirinya hasil yang diraih Inter tidak lebih
> baik.
>
> Fenomena lain yang terjadi di Inter ialah tidak mampunya pemain dengan nama
> besar menampilkan permainan terbaiknya. Christian Vieri maupun Adriano masih
> kalah produktif dibanding striker Livorno Crisani Lucarelli yang kini
> menjadi topskor dengan 24 gol, atau bahkan striker Palermo Luca Toni.
>
> Adriano justru sempat-sempatnya bersitegang dengan Mancini karena tidak
> senang dirinya ditarik dari lapangan. Hubungan keduanya kemudian kembali
> membaik setelah Adriano mencetak hat-trick ke gawang Porto di babak 16 besar
> Liga Champions.
>
> Selain itu gelandang Belanda Edgar Davids yang musim lalu bersinar di
> Barcelona sebagai pemain pinjaman Juventus, juga malah tak bersuara sama
> sekali. Bahkan Davids terpaksa dikeluarkan pelatih Belanda Marco van Basten
> akibat kesempatan bermain yang minim di Inter.
>
> Untuk mengatasi fenomena yang terjadi di tubuh Inter ini, Moratti sebenarnya
> sudah mulai ingin mengubah kebijakan transfernya. Direktur Inter Marco
> Branca yang menjadi penanggung jawab transfer pamain, rencananya akan
> diganti. Untuk itu Inter telah melakukan pendekatan terhadap "guru transfer"
> Juventus Luciano Moggi. Namun sayangnya tawaran Inter ditolak mentah-mentah
> oleh Moggi, yang kini malah sibuk menyusun rencana belanja Juventus.
>
> Musim depan Inter pasti akan kembali melakukan transfer pemain. Saat ini
> yang sudah siap diberangkatkan dari Nerrazurri ialah Vieri, dan calon
> penggantinya ialah striker Parma Alberto Gilardino. Tetapi yang paling
> penting seperti diungkapkan Mancini, saat ini Inter butuh pemain dengan
> semangat besar.
>
> Apakah itu berarti Inter kembali melakukan transfer besar-besaran, atau akan
> mempertahankan tim yang lama, yang pasti musim depan kebijakan transfer
> Inter akan tetap menentukan.
> (lom)
>
>

---------------------------------
Yahoo! Groups Links

To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/inter-mania/

To unsubscribe from this group, send an email to:
inter-mania-unsubscribe@yahoogroups.com

Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.

THE GREAT INTER !!!


---------------------------------
Discover Yahoo!
Have fun online with music videos, cool games, IM & more. Check it out!

[This message contained attachments]

________________________________________________________________________
________________________________________________________________________

------------------------------------------------------------------------
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/inter-mania/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
inter-mania-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

------------------------------------------------------------------------

0 Comments:

Post a Comment

<< Home